Metode Penyeduhan kopi Pourover

By On Saturday, April 25th, 2015 Categories : Blogs, Tentang Kopi

Di Indonesia maupun di dunia, banyak sekali cara-cara meyeduh kopi yang tidak ada habisnya untuk dijelajahi. Saat ini sudah banyak sekali jenis alat untuk menyeduh kopi yang ada di kafe, toko-toko retail maupun yang dijual di internet. Banyak alat-alat yang mudah dalam penggunaanya dan ada juga yang perlu berlatih dahulu agar bisa menggunakannya dengan benar dan menghasilkan kopi dengan kualitas baik. Salah satu metode penyeduhan kopi yang sedang popular di Indonesia saat ini adalah metode penyeduhan pourover.

Cara penyeduhannya menggunakan filter dan dripper, banyak para pecinta kopi yang menyukai metode ini karena relatif murah namun mampu menghasilkan kopi yang menonjolkan acidity / keasaman. Acidity atau yang sering disebut keasaman kopi, adalah rasa cerah dan menyegarkan yang menambahkan rasa hidup dari secangkir kopi.

metode pourover

metode pourover

Baca : Karakter Cita Rasa Kopi

Cara melakukan penyeduhan dengan metode pourover, kopi diekstraksi dengan cara menuangkan air panas secara perlahan dan berkesinambungan melewati bubuk kopi yang diletakkan pada filter di dalam dripper. Tetapi jika kurang teliti, hasilnya bisa menjadi terlalu kuat atau malah terlalu encer.

Tahap Penting Penyeduhan dengan Metode Pourover

Ada dua tahap penting yang harus dilakukan dengan memadai dalam metode pourover:

  • Tahap prainfusi, merupakan proses menuangkan air panas secara merata pada permukaan bubuk kopi untuk pertama kalinya. Proses ini bertujuan untuk mengeluarkan gas CO2 yang masih terperangkap di dalam biji kopi selama proses penyangraian. Pembasahan harus dilakukan perlahan-lahan agar gas CO2 mendapat kesempatan untuk keluar secara maksimal.
  • Tahap penuangan, yaitu proses menuangkan air secara berkelanjutan atau juga bertahap pada bubuk kopi untuk melarutkan semua citarasa dari bahan terlarut (soluble) yang terkandung dalam kopi. Bahan terlarut yang membuat kopi terasa enak di antaranya adalah gula dan asam-asam organik. Hal yang perlu diperhatikan pada tahap ini ialah debit aliran air, idealnya debit aliran air tidak terlalu besar.

Teknik Dasar Pourover
Berikut teknik dasar menggunakan pourover yang bisa dicoba saat menyeduh kopi sendiri di rumah:

  • Jika Anda menggiling biji kopi sendiri, pastikan hasil gilingannya medium, tidak terlalu kasar dan tidak terlalu halus, dengan tingkat keseragaman bubuk kopi yang baik.
  • Idealnya, filter diisi bubuk kopi sebanyak ½ hingga 2/3 bagian saja dengan rasio 10 sd. 18 gram air untuk setiap 1 gram kopi.
  • Sebaiknya gunakan teko yang berleher angsa agar Anda bisa mengendalikan aliran penuangan air dengan lebih mudah.
  • Pada tahap prainfusi, cukup tuangkan air hingga bubuk kopi nampak basah secara merata, lalu tunggu sekitar 30 detik sebelum masuk tahap penuangan.
  • Pada tahap penuangan, tuangkan air ke seluruh permukaan bubuk kopi secara perlahan dengan debit air yang tidak terlalu besar, atau bisa juga sambil sesekali berhenti sehingga air tidak terlalu menggenang di dripper. Total waktu penyeduhan yang ideal berkisar antara 2-4 menit—beberapa orang ada juga yang menyeduhnya di atas 4 menit menyesuaikan profil sangraian kopi yang digunakan.

Bila dilihat secara sekilas, cara menyeduh kopi dengan metode pourover dirasa sangat mudah, akan tetapi agar dapat mempertahankan konsistensi kualitas penyeduhan bukan hal yang sederhana untuk dilakukan. Jika anda ingin menjadi seorang ahli metode pourover, anda harus banyak eksperimen dan juga latihan secara terus menerus hingga mendapatkan kualitas kopi yang bagus. Hal-hal yang perlu diperhatikan terutama ketika kita menuangkan air, mengontrol aliran air, dan mempertahankan waktu penyeduhan yang ideal.

Tags :

    menonjolkan acidity, Seduh kopi Istilah penuangan air
Metode Penyeduhan kopi Pourover | kopi rasa buah | 4.5
Leave a Reply