Karakter Cita Rasa Kopi

By On Saturday, March 26th, 2016 Categories : Blogs, Tentang Kopi

Meminum kopi sudah merupakan budaya masyarakat sekarang ini. Jika kita sering dan sudah terbiasa meminum kopi, tidaklah sulit untuk mengenali karakter cita rasa kopi. Ada baiknya jika kita lebih mengenali karakter-karakter tersebut agar kita bisa menilai jenis-jenis kopi yang kita minum. Dengan begitu kita bisa lebih ahli dalam mengenali cita rasa kopi itu sendiri. Apalagi jika anda seorang pemilik kafe atau warung kopi, mengenal lebih dalam mengenai karakter cita rasa kopi akan mempermudah anda untuk mengetahui kesukaan minuman kopi konsumen anda.

Ada enam atribut yang mempengaruhi sensasi rasa dari kopi yang kita minum, Atribut penting tersebut merupakan atribut yang penting dalam karakter cita rasa kopi, yaitu aroma, acidity / keasaman kopi, body, flavors / rasa, aftertaste dan sweetness / rasa manis.

karakter cita rasa kopi

karakter cita rasa kopi

Aroma
Sesaat setelah kopi tersebut diseduh dengan air, aroma kopi akan kita bisa nikmati. Aroma merupakan sensasi rasa yang berbentuk gas yang tentunya dapat menguap dan hilang. Itu sebabnya mengapa kadang kita tidak dapat menangkap aroma kopi secara maksimal jika kopi tersebut sudah menurun suhunya. Tetapi, dapat dipastikan bahwa aroma kopi yang tetap menonjol meski suhu kopi telah dingin adalah aroma yang baik dan kita cari. Aroma kopi dipengaruhi dari beberapa hal, seperti pertumbuhan kopi tersebut di kebun, proses pascapanen, dan aroma yang terbentuk pada saat proses penyangraian. Tidak semua aroma kopi itu baik dan bisa dinikmati. Misalnya, beberapa aroma taint yang terjadi karena kesalahan pada proses pascapanen hingga pada saat roasting.

Acidity/ Keasaman Kopi
Acidity atau yang sering disebut keasaman kopi, adalah rasa cerah dan menyegarkan yang menambahkan rasa hidup dari secangkir kopi. Keasaman kopi yang jelas paling banyak ditemukan di kopi-kopi yang berasal dari Ethiopia, Kenya, dan juga di setiap kopi dengan proses basah. Keasaman yang dirasakan dalam kopi tidak selalu berkorelasi dengan pH kopi, tetapi diyakini merupakan hasil dari tumbuhan itu sendiri. Keasaman kopi arabika akan lebih jelas dibanding kopi robusta. Tetapi acidity adalah sebuah sensasi rasa pada kopi yang dipengaruhi banyak hal.

Selain karena karakter bawaan dari tumbuhan tersebut yang biasa disebut dengan organic acid, sensasi keasaman juga dapat terbentuk dari proses pascapanen. Misalnya, pada proses basah kopi akan lebih kuat karakter acidity-nya lantaran proses fermentasinya. Acidity juga bisa berkurang pada saat kopi disangrai terlalu lama. Tanpa acidity, kopi arabika akan terasa pincang.

Value dari kopi arabika adalah acidity. Kopi-kopi di Indonesia adalah kopi yang rata-rata memiliki acidity lebih rendah jika dibanding dengan kopi dari Afrika atau Amerika Tengah. Itu bukan berarti kopi Indonesia memiliki kualitas lebih rendah, melainkan ia adalah ciri khas kopi Indonesia yang memiliki body lebih baik dibandingkan kopi dari negara lain. Acidity dapat kita rasakan seperti menikmati secangkir jus buah jeruk, apel, stroberi, lemon, dan buah lainnya yang memiliki keasaman menyegarkan.

Body
Rasa penuh di rongga mulut saat kita meminum kopi adalah sensasi dari body. Body bisa diilustrasikan dengan cara membandingkan susu segar penuh lemak dengan susu segar rendah lemak. Susu segar penuh lemak akan lebih berat di rongga mulut dibandingkan susu segar rendah lemak. Namun, jika ingin dijabarkan lebih jauh, body bisa dirasakan seperti agak berminyak di mulut, agak kering di mulut, dan/atau terasa seperti cream yang sangat penuh di mulut. Selain susu segar, untuk ilustrasi mengenai body, kita bisa mencoba kopi Sumatra yang terkenal dengan body yang tinggi dibanding dengan daerah penghasil kopi lainnya. Body dapat tercipta karena proses pengelupasan buah, atau juga karena profil sangraian yang lebih gelap.

Flavors / Rasa
Rasa kopi itu bervariasi, mulai hanya terasa satu karakter yang menonjol hingga rasa yang kompleks. Semua itu terjadi karena genetik pohon kopi, proses dikebun, proses pascapanen, hingga proses sangrai. Kopi yang memiliki flavors kompleks bisa membuat peminumnya sangat menikmatinya karena kopi terasa lebih meriah. Kopi-kopi dari Afrika atau Amerika Tengah memiliki kompleksitas rasa lebih banyak dibandingkan kopi-kopi dari Brazil.
Di Indonesia, kopi-kopi dari Toraja akan lebih memiliki rasa kompleks dibandingkan kopi-kopi dari Jawa. Kopi yang memiliki rasa tidak kompleks biasanya digunakan sebagai kopi campuran dikarenakan memiliki satu dominan rasa yang mungkin tidak dimiliki kopi-kopi lainnya. Ilustrasi dari rasa yang kompleks bisa dengan cara merasakan fruit punch dibanding dengan orange juice. Fruit punch adalah minuman campuran dari buah yang memiliki kekayaan rasa yang bervariasi, sedangkan orange juice hanya memiliki dominan rasa orange yang kuat, tetapi orange juice dapat menambahkan rasa yang kompleks pada fruit punch.

Aftertaste
Jika ada pertanyaan atribut cita rasa mana yang bisa bertahan paling lama, jawabannya adalah aftertaste. Kita bisa merasakan atribut rasa lainnya hanya sekejap, tetapi aftertaste dapat dirasakan lebih lama atau biasa disebut long aftertaste. Kopi-kopi yang memiliki long aftertaste yang baik akan memiliki kenangan tersendiri pada peminumnya. Aftertaste terjadi dikarenakan rasa yang kompleks yang menetap lebih lama pada rongga mulut kita. Sekadar ilustrasi, sebuah permen rasa mint akan memiliki aftertaste lebih lama bila dibanding dengan permen rasa lemon.

Sweetness
Semua kopi arabika terlahir dengan kadar manis yang lebih banyak dibandingkan kopi robusta. Jadi, seharusnya kopi arabika akan terasa manis jika disangrai dengan baik. Apalagi jika menggunakan kopi arabika pilihan dengan cacat sekunder sedikit dan tanpa cacat primer. Rasa kopi yang manis akan membuat peminumnya merasa lebih nyaman. Manusia sangat senang dengan rasa manis dibandingkan pahit.

Kopi dengan sweetness yang tinggi menandakan kualitasnya sangat baik. Manis dimaksud bisa berarti manis seperti tebu, gula putih, atau gula merah. Memang manis di sini tidak bisa diartikan sama dengan kopi ditambah gula, tetapi dengan manisnya kopi, itu akan membuat Anda tidak ingin berhenti meneguknya. Ilustrasikan rasa manis di kopi dengan mengonsumsi buah semangka matang dengan buah melon. Keduanya memiliki rasa manis, tetapi secara umum semangka akan terasa lebih manis dibandingkan buah melon.

Baca Juga : Kopi kelelawar, kopi nikmat dari Pagar Alam

Demikian mengenai karakter cita rasa kopi yang perlu anda tahu sebgai penikmat kopi sejati. Dengan lebih mengenal karakter cita rasa kopi akan membuat anda lebih peka mengenai jenis-jenis kopi yang ada. Dan juga membuat anda lebih ahli dalam dunia kopi. Bagi anda yang memiliki kafe dengan menu yang lebih banyak minuman kopi, mungkin artikel ini perlu anda baca meskipun untuk pengetahuan anda saja.

Sumber : bincangkopi.com

Tags :

    yang mempengaruhi perbedaan cita rasa dan karakter kopi, cara mengatahui rasa kopi kaeakter kopi, cara mengetahui rasa kopi, cara merasakan after taste, cara merasakan kopi dimulut
Karakter Cita Rasa Kopi | kopi rasa buah | 4.5
Leave a Reply